Rabu, 18 Maret 2015

Cloud Computing


Komputasi Awan (Cloud Computing)

Pada dunia TI para ahli telah banyak memberikan definisi atau pengertian tentang komputasi awan. Cloud computing can be defined as simply the sharing and use of applications and resources of a network environment to get work done without concern about ownership and management of the network’s resources and applications. With cloud computing, computer resources for getting work done and their data are no longer stored on one’s personal computer, but are hosted elsewhere to be made accessible in any location and at any time (Scale, 2009)
Cloud computing is becoming an adoptable technology for many of the organizations with its dynamic scalability and usage of virtualized resources as a service through the Internet. (Ercana, 2010). Definisi yang hampir sama menurut dikatakan oleh Furht (2010) bahwa cloud computing can be defined as a new style of computing in which dynamically scalable and often virtualized resources are provided as a services over the Internet. Sedangkan menurut Hayes (2008) Cloud computing is a kind of computing which is highly scalable and use virtualized resources that can be shared by the users. Users do not need any background knowledge of the services. A user on the Internet can communicate with many servers at the same time and these servers exchange information among themselves.
Kehadiran komputasi awan awalnya memang hadir bagi kalangan industri. Sebagaimana yang dikatakan oleh Hartig (2008) Cloud computing is a new model of computing that is widely being utilized in today's industry and society.  Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi penerapan teknologi ini, antara lain :
(1)     Ini adalah sebuah model layanan berbasis Internet untuk menampung sumberdaya sebuah perusahaan. Artinya sebuah perusahaan tak perlu lagi memiliki atau mendirikan infrastruktur lantaran sudah ada perusahaan lain yang menyediakan “penampung” di cloud alias Internet.
(2)     Sebuah perusahaan tak perlu lagi mengalokasikan anggaran untuk pembelian dan perawatan infra-struktur dan software.
(3)     Perusahaan pun tak perlu memiliki pengetahuan serta merekrut tenaga pakar dan tenaga pengontrol infra-struktur di “cloud” yang mendukung mereka.
National Institute of Standards and Technology (NIST), Information Techno-logy Laboratory memberikan dua buah catatan mengenai pengertian komputasi awan. Pertama, komputasi awan masih merupakan paradigma yang berkembang. Definisi, kasus penggunaan, teknologi yang mendasari, masalah, risiko, dan manfaat akan terus  disempurnakan me-lalui perdebatan baik oleh sektor publik maupun swasta. Definisi, atribut, dan karakteristik akan berkembang dan berubah dari waktu ke waktu. Kedua, industri komputasi awan merupakan ekosistem besar dengan banyak model, vendor, dan pangsa pasar. Definisi ini mencoba untuk mencakup semua pen-dekatan berbagai awan (Mell & Grance, 2009).
Dari kedua catatan tersebut NIST memberikan definisi komputasi awan adalah model untuk memungkinkan kenyaman, on-demand akses jaringan untuk memanfaatkan bersama suatu sumberdaya komputasi yang terkonfigurasi (misalnya, jaringan, server, penyimpanan, aplikasi, dan layanan) yang dapat secara cepat diberikan dan dirilis dengan upaya manajemen yang minimal atau interaksi penyedia layanan. Model komputasi awan mendorong ketersediaan dan terdiri dari lima karakteristik, tiga model layanan, dan empat model penyebaran (Mell dan Grance, 2009).

Karakteristik Komputasi Awan

NIST mengidentifikasi lima karakte-ristik penting dari komputasi awan (Mell & Grance, 2009) sebagai berikut:
1.    On-demand self-service. Pengguna dapat memesan dan mengelola layanan tanpa interaksi manusia dengan penyedia layanan, misalnya dengan mengguna-kan,  sebuah portal web dan manajemen antarmuka.  Pengadaan dan perleng-kapan layanan serta sumberdaya yang terkait terjadi secara otomatis pada penyedia.
2.    Broad network access. Kemampuan yang tersedia melalui jaringan dan diakses melalui mekanisme standar, yang mengenalkan penggunaan berbagai platform (misalnya, telepon selular, laptop, dan PDA).
3.    Resource pooling. Penyatuan sumberdaya komputasi yang dimiliki penyedia untuk melayani beberapa konsumen menggunakan model multi-penyewa, dengan sumberdaya fisik dan virtual yang berbeda, ditetapkan secara dinamis dan ditugaskan sesuai dengan permintaan konsumen. Ada rasa kemandirian lokasi bahwa pelanggan umumnya tidak memiliki kontrol atau pengetahuan atas keberadaan lokasi sumberdaya yang disediakan, tetapi ada kemungkinan dapat menentukan lokasi di tingkat yang lebih tinggi (misalnya, negara, negara bagian, atau datacenter). Contoh sumberdaya termasuk penyimpanan, pemrosesan, memori, bandwidth jaringan, dan mesin virtual.
4.    Rapid elasticity. Kemampuan dapat dengan cepat dan elastis ditetapkan.
5.    Measured Service.  Sistem komputasi awan secara otomatis mengawasi dan mengoptimalkan penggunaan sumber-daya dengan memanfaatkan kemampu-an pengukuran (metering) pada beberapa tingkat yang sesuai dengan jenis layanan (misalnya, penyimpanan, pemrosesan, bandwidth, dan account pengguna aktif). Penggunaan sumber-daya dapat dipantau, dikendalikan, dan dilaporkan sebagai upaya memberikan transparansi bagi penyedia dan konsu-men dari layanan yang digunakan.
Sedangkan tiga jenis model layanan dijelaskan oleh NIST (Mell dan Grance, 2009) sebagai  berikut :
1.    Cloud Software as a Service (SaaS). Kemampuan yang diberikan kepada konsumen untuk menggunakan aplikasi penyedia dapat beroperasi pada infrastruktur awan. Aplikasi dapat diakses dari berbagai perangkat klien melalui antarmuka seperti web browser (misalnya, email berbasis web). Konsumen tidak mengelola atau mengendalikan infrastruktur awan yang mendasari termasuk jaringan, server, sistem operasi, penyimpanan, atau bahkan kemampuan aplikasi individu, dengan kemungkinan pengecualian terbatas terhadap pengaturan konfigurasi aplikasi pengguna tertentu.
2.    Cloud Platform as a Service (PaaS). Kemampuan yang diberikan kepada konsumen untuk menyebarkan aplikasi yang dibuat konsumen atau diperoleh ke infrastruktur komputasi awan menggunakan bahasa pemrograman dan peralatan yang didukung oleh provider. Konsumen tidak mengelola atau mengendalikan infrastruktur awan yang mendasari termasuk jaringan, server, sistem operasi, atau penyim-panan, namun memiliki kontrol atas aplikasi disebarkan dan memungkinkan aplikasi melakukan hosting konfigurasi.
3.    Cloud Infrastructure as a Service (IaaS). Kemampuan yang diberikan kepada konsumen untuk memproses, menyim-pan, berjaringan, dan komputasi sumberdaya  lain yang penting, dimana konsumen dapat menyebarkan dan menjalankan perangkat lunak secara bebas , dapat mencakup sistem operasi dan aplikasi. Konsumen tidak menge-lola atau mengendalikan infrastruktur awan yang mendasari tetapi memiliki kontrol atas sistem operasi, penyim-panan, aplikasi yang disebarkan, dan mungkin kontrol terbatas komponen jaringan yang pilih (misalnya, firewall host).
Model penyebaran komputasi awan menurut NIST terdiri dari empat model (Mell dan Grance, 2009), yaitu:
1.    Private cloud. Swasta awan. Infrastruktur awan yang semata-mata dioperasikan bagi suatu organisasi. Ini mungkin dikelola oleh organisasi atau pihak ketiga dan mungkin ada pada on premis atau off premis.
2.    Community cloud. Masyarakat awan. Infrastruktur awan digunakan secara bersama oleh beberapa organisasi dan mendukung komunitas tertentu yang telah berbagi concerns  (misalnya, misi, persyaratan keamanan, kebijakan, dan pertimbangan kepatuhan). Ini mungkin dikelola oleh organisasi atau pihak ketiga dan mungkin ada pada on premis atau off premis.
3.    Public cloud.  Infrastruktur awan yang dibuat tersedia untuk umum atau kelompok industri besar dan dimiliki oleh sebuah organisasi yang menjual layanan awan.
4.    Hybrid cloud. Hybrid awan. Infrastruktur awan merupakan komposisi dari dua atau lebih awan (swasta, komunitas, atau publik) yang masih entitas unik namun terikat bersama oleh standar atau kepemilikan teknologi yang menggunakan data dan portabilitas aplikasi (e.g., cloud bursting for load-balancing between clouds).
Secara garis besar definisi komputasi awan menurut NIST dapat digambarkan   (Mell dan Grance, 2009) sebagai berikut:





Gambar 1. The NIST Definition Framework


Komponen Cloud Computing

            Ada tiga komponen dasar komputasi awan dalam topologi yang sederhana menurut Velte (2010) yaitu clients, datacenter, and distributed servers. Ketiga komponen dasar tersebut memiliki tujuan dan peranan yang spesifik dalam menjalankan operasi komputasi awan. Konsep ketiga komponen tersebut dapat digambarkan sebagai berikut :




Gambar 2. Tiga Komponen Dasar Komputasi Awan


Clients pada arsitektur cloud computing dikatakan the exact same things that they are in a plain, old, everyday local area network (LAN). They are, typically, the computers that just sit on your desk. But they might also be laptops, tablet computers, mobile phones, or PDAs—all big drivers for cloud computing because of their mobility. Clients are the devices that the end users interact with to manage their information on the cloud.
Datacenter is the collection of servers where the application to which you subscribe is housed. It could be a large room in the basement of your building or a room full of servers on the other side of the world that you access via the Internet. A growing trend in the IT world is virtualizing servers. That is, software can be installed allowing multiple instances of virtual servers to be used. In this way, you can have half a dozen virtual servers running on one physical server.
Sedangkan Distributed Servers merupakan penempatan server pada lokasi yang berbeda. But the servers don’t all have to be housed in the same location. Often, servers are in geographically disparate locations. But to you, the cloud subscriber, these servers act as if they’re humming away right next to each other.
Komponen lain dari cloud computing adalah  Cloud Applications memanfaat-kan cloud computing dalam hal arsitektur software.  Sehingga user tidak perlu menginstal dan menjalankan aplikasi dengan menggunakan komputer.
Cloud Platform merupakan layanan berupa platform komputasi yang berisi infrastruktur hardware dan software. Biasanya mempunyai aplikasi bisnis tertentu dan menggunakan layanan PaaS sebagai infrastruktur aplikasi bisnisnya. Cloud Storage melibatkan proses penyampaian penyimpanan data sebagai sebuah layanan. Cloud Infrastructure merupakan penyampaian infrastruktur komputasi sebagai sebuah layanan.

Keuntungan Komputasi Awan

Menurut Furht (2010), teknologi cloud computing memberikan keuntungan sebagai berikut (a)  Flexibility, They can decide how much storage space to use, and how much processing power is required. While working to update software applications, the process can be pushed out much faster and more efficiently. Administrators can choose when to update an application enterprise-wide all in real time. It is up to them and how much they want to spend on IT with cloud technology. (b) Scalability, With cloud computing one person can go from small to large quickly. (c) Capital Investment, With cloud computing, many rudimentary IT purchases for things like hardware are no longer an issue as long as that task or set of tasks can be performed by the cloud. (d) Portability, With cloud computing technology, organizations are able to use their computing power wherever their people are as long as users are able to access thin clients. Thin client access is pretty much available everywhere that companies do business today, so this should not even be an issue. With thin client technology the scale of geography and time variation is flattened somewhat and this allows companies that are trying to globally integrate to be able to be more flexible than ever before.
Spinola (2009) menambahkan sedikitnya ada tiga kategori utama dari keuntungan atau manfaat dari komputasi awan, yaitu  ;
1.    delivery of service (faster time-to-value and time-to-market)
2.    reduction of cost (CapEx vs. OpEx tradeoff and costs that are more competitive)
3.    IT department transformation (focus on innovation vs. maintenance & implementation)
Information Systems Audit and Control Association (ISACA) menjelaskan beberapa manfaat bisnis utama yang ditawarkan oleh komputasi awan meliputi:
·      Cost containment—The cloud offers enterprises the option of scalability without the serious financial commitments required for infrastructure purchase and maintenance. There is little to no upfront capital expenditure with cloud services. Services and storage are available on demand and are priced as a pay-as-you-go service. Additionally, the cloud model could assist with cost savings in terms of wasted resources. Saving on unused server space allows enterprises to contain costs in terms of existing technology requirements and experiment with new technologies and services without a large investment. Enterprises will need to compare current costs against potential cloud expenses and consider models for TCO to understand whether cloud services will offer the enterprise potential savings.
·      Immediacy—Many early adopters of cloud computing have cited the ability to provision and utilize a service in a single day. This compares to traditional IT projects that may require weeks or months to order, configure and operationalize the necessary resources. This has a fundamental impact on the agility of a business and the reduction of costs associated with time delays.
       Availability—Cloud providers have the infrastructure and bandwidth to accommodate business requirements for high speed access, storage and applications. As these providers often have redundant paths, the opportunity for load balancing exists to ensure that systems are not overloaded and services delayed. While availability can be promised, customers should take care to ensure that they have provisions in place for service interruptions.
·      Scalability—With unconstrained capacity, cloud services offer increased flexibility and scalability for evolving IT needs. Provisioning and implementation are done on demand, allowing for traffic spikes and reducing the time to implement new services.
·      Efficiency—Reallocating information management operational activities to the cloud offers businesses a unique opportunity to focus efforts on innovation and research and development. This allows for business and product growth and may be even more beneficial than the financial advantages offered by the cloud.
·      Resiliency—Cloud providers have mirrored solutions that can be utilized in a disaster scenario as well as for load-balancing traffic. Whether there is a natural disaster requiring a site in a different geographic area or just heavy traffic, cloud providers say they will have the resiliency and capacity to ensure sustainability through an unexpected event.
CSO Group (2010) menambahkan bahwa adanya komputasi awan bagi perusahaan yang lebih besar tertarik dengan struktur keuangan yang dapat menyimpan uang mereka di berbagai bidang, termasuk:
·      Capital expenses. Instead of dealing with amortization and depreciation over the estimated life of equipment, organi­zations pay a monthly or annual fee for cloud computing contracts. That makes budgets more predictable.
·      IT budgets. With hardware, software and networking capa­bilities outsourced, companies save on equipment purchases, software licenses, upgrade fees and IT management costs.
Development costs. Rather than fronting the cost of build­ing and upgrading a custom application, companies rely on a service provider to maintain and upgrade applications.

sumber : http://journal.ipb.ac.id/index.php/jpi/article/view/1927

Minggu, 11 Januari 2015

Pengantar_Bisnis_Informatika_Tugas3_(50411171_Adi Guna Jaya_4ia23)_Rina Noviana

PROPOSAL PENAWARAN KERJASAMA PEMASANGAN IKLAN PAY PER CLICK





I. PENDAHULUAN



I.1. Latar Belakang



A. Perkembangan Internet Marketing di Indonesia 


Internet marketing saat ini telah menjadi metode pemasaran yang paling populer di dunia bisnis Indonesia. Kemudahan akses internet serta perkembangan teknologi termasuk teknologi perangkat bergerak (mobile gadget) telah mendorong berbagai pemilik usaha untuk menerapkan metode promosi lewat internet. Hal ini didukung dengan penyebaran jaringan internet di seluruh propinsi di Indonesia, serta tuntutan masyarakat akan pelayanan bisnis dan jasa yang lebih cepat serta efisien.

Saat ini, hampir 100% perusahaan besar serta lebih dari 60% pemilik UKM telah memanfaatkan internet sebagai sarana untuk memasarkan produk. Berbagai lapisan masyarakat pun memilih internet sebagai sarana untuk memulai usaha. Sarana ini dipilih karena internet dapat menjangkau ribuan bahkan jutaan orang dengan cepat, sehingga sebuah produk dapat diiklankan dengan cepat. Biayanya pun terhitung jauh lebih murah daripada metode seperti pemasangan iklan di TV atau memasang iklan sehalaman di media massa.

B. Persaingan Usaha yang Ketat

Perkembangan internet telah menimbulkan persaingan usaha menjadi semakin ketat. Internet menyediakan sarana promosi yang lebih mudah, praktis dan cepat, sehingga pelaku bisnis dapat memasarkan barang dengan mudah. Internet juga memberi kesempatan bagi banyak orang untuk berwirausah dengan cepat tanpa harus melalui proses yang berbelit-belit seperti mendirikan toko berupa bangunan fisik. Dengan kata lain, kesempatan memulai usaha pun semakin luas.

Dengan meluasnya kesempatan usaha akibat perkembangan internet, maka persaingan antar pelaku bisnis menjadi semakin ketat. Perusahaan besar yang telah mapan harus siap menghadapi persaingan dari wirausahawan atau pelaku UKM yang jumlahnya setiap tahun semakin bertambah. Oleh karena itu, para pemilik usaha harus terus berinovasi dalam berbagai aspek usaha, termasuk aspek promosi dan pemasaran produk.

Kepopuleran internet juga menimbulkan berkembangnya berbagai metode promosi produk yang lebih mudah dan praktis, sehingga para pebisnis harus pandai-pandai memilih jenis metode promosi yang paling tepat untuk produknya agar bisa mengungguli para pesaingnya.


C. Kebutuhan Akan Metode Promosi Online yang Aman, Efisien dan Efektif

Persaingan usaha yang ketat serta permintaan yang besar dari pasar membuat metode promosi online yang efektif menjadi sangat penting. Metode ini harus mampu menjangkau banyak lapisan masyarakat dengan cara yang relatif mudah. Bagi pelaku usaha, metode promosi yang baik juga harus efisien dari segi biaya, sehingga memberikan margin keuntungan yang lebih besar.

Pemasangan iklan Pay Per Click (PPC) dari PPC Blogger (PPCBlogger.com) memberikan kesempatan pada pelaku bisnis untuk melakukan promosi produk di berbagai platform sekaligus dalam satu waktu, dan dengan biaya relatif murah. Dengan menggunakan metode yang efektif sekaligus efisien, diharapkan para pelaku bisnis dapat mengembangkan potensi bisnisnya semaksimal mungkin.

Selain faktor hasil, faktor keamanan juga menjadi pertimbangan khusus. Karena kemudahan dan kepopuleran metode bisnis online, kasus penipuan dan kejahatan internet marak terjadi sehingga menurunkan kepercayaan konsumen serta merugikan pelaku bisnis. Oleh karena itu, jenis metode promosi online yang aman dan bebas penipuan juga harus menjadi pertimbangan.


I.2. Tujuan Proposal

Tujuan pembuatan proposal ini adalah:

a. Memberi penjelasan tentang metode Pay Per Click (PPC) serta PPC Blogger.

b. Menjabarkan keuntungan memanfaatkan metode PPC.

c. Menjabarkan keuntungan menggunakan jasa PPCBlogger.com sebagai penyedia layanan promosi online lewat metode PPC.

d. Menjabarkan keamanan layanan PPC dari PPCBlogger.com.

e. Meyakinkan pelaku bisnis untuk mempopulerkan produk dan memperluas target konsumen lewat PPCBlogger.com.

f. Meyakinkan para pemilik situs untuk menjadi penerbit iklan bagi para pelaku bisnis lewat PPCBlogger.com


I.3. Batasan Masalah

Batasan masalah pada proposal ini adalah :

1. Jika user tidak menggunakan paket 100 iklan, biaya yang dikeluarkan untuk periklan lebih mahal.

2. Hanya memberikan media pemasangan iklan di situs-situs penerbit yang sudah menjadi anggota afiliasi.

I.4. Target

Target pemasarannya adalah untuk para pengguna internet yang ingin tau suatu informasi produk dapat mengklik iklan tersebut. Jadi tidak usah repot untuk men-searching dahulu.


I.5 Metode Yang Digunakan

Metode yang digunakan adalah metode pay per click (PPC) yang berarti jika ada pengguna internet yang mengklik suatu iklan yang ada pada blog atau website pemilik ppc, pemilik ppc tersebut akan mendapat uang dari setiap pengguna internet yang mengklik iklan pada blog atau web tersebut.


II. PENJELASAN PELUANG KERJASAMA


II. 1. Alasan Pemilihan Metode PPC.

Metode Pay Per Click atau PPC adalah salah metode pengiklanan produk lewat media daring (online advertising) yang melibatkan dua pihak yaitu penerbit iklan (advertiser) dan pemasang iklan (publisher). Pemilik bisnis yang bertindak sebagai pemasang iklan akan memberi komisi kepada penerbit iklan lewat jumlah klik yang dilakukan oleh pengunjung situs penerbit iklan. Sebagai gantinya, pemasang iklan bisa memilih beberapa situs penerbit iklan sekaligus untuk memasang reklame produknya.

Metode PPC memberikan kemudahan dan kepraktisan bagi pemilik bisnis untuk beriklan. Jika metode iklan tradisional mengharuskan pemilik bisnis untuk memasang konten situs dan reklame setiap hari demi memeroleh arus pengunjung, metode PPC memberi kesempatan pemilik bisnis untuk menyebarkan iklan produk ke sebanyak mungkin situs penerbit tanpa berusaha keras.

Metode PPC juga lebih efisien dari segi pembiayaan, karena pembayaran ke situs penerbit dilakukan dalam bentuk komisi per klik pengunjung. Oleh karena itu, sistem pembayaran ini sangat adil karena pemasang iklan benar-benar hanya membayar penerbit iklan sesuai dengan kinerja yang dihasilkan. Klik banyak berarti komisi besar, dan klik sedikit berarti komisi yang lebih sedikit.


II. 2. Alasan Memilih PPCBlogger.com


PPCBlogger.com adalah jasa penghubung antara pemasang iklan dan penerbit iklan yang berbasis di Indonesia. Pilihan usaha yang ditawarkan ada

dua macam dan kesemuanya saling berkesinambungan. PPCBlogger.com menyediakan jasa afiliasi untuk para pemilik situs yang menjadi penerbit iklan, dan kemudian menghubungkan mereka dengan para pemilik bisnis yang membutuhkan tempat untuk menayangkan iklan.

PPCBlogger.com menyediakan ribuan jasa penerbit iklan dalam bentuk situs-situs yang telah diseleksi, baik dari segi performa situs maupun sistem pengoperasiannya. PPCBlogger.com akan membantu memasangkan antara pemasang iklan yang membutuhkan tempat berpromosi dengan situs penerbit yang sesuai. Setiap situs penerbit diperoleh dengan cara pendaftaran, dimana masing-masing situs bisa diseleksi terlebih dahulu dengan melihat jumlah trafik dan potensinya sebagai sarana promosi.

Selain memiliki bahasa pengantar Indonesia dan hitungan tarif dalam Rupiah yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan situs PPC luar negeri, PPCBlogger.com juga memiliki sistem anti penipuan (fraud) dan menerapkan sistem penghitungan komisi berdasarkan klik unik, yaitu klik yang benar-benar hanya berasal dari klik yang dilakukan pengunjung situs milik penerbit. Hal ini untuk menghindari sistem pembayaran dan komisi yang tidak fair serta penipuan online.

PPCBlogger.com menetapkan tarif yang cukup murah yaitu Rp 35.000 per paket terkecil iklan untuk pemasanan iklan yang berbentuk teks, dan Rp 45.000 per paket terkecil iklan untuk iklan yang berbentuk gambar dan teks. Selain itu, pemasang iklan berkesempatan untuk mengunduh berbagai e-book terkait internet marketing dan cara mengembangkan bisnis online. Semua bonus ini hanya bisa diunduh dengan cara menjadi pemasang iklan terlebih dahulu.

Dengan menilik semua fitur dan keunggulannya, PPCBlogger.com patut dijadikan pilihan untuk pemasangan iklan PPC.


III. KEUNTUNGAN KERJASAMA DENGAN PPCBLOGGER.COM


III.1. Keuntungan Memasang Iklan PPC


Berikut adalah keuntungan yang dapat diperoleh pebisnis atau pemasang iklan dengan menggunakan produk PPC untuk berpromosi:

a. Promosi bisnis dapat dilakukan dengan cepat dan dalam waktu yang relatif singkat.

b. Promosi bisnis dapat dilakukan dengan biaya yang relatif murah namun mampu menjangkau ribuan target konsumen sekaligus.

c. Promosi dapat diarahkan pada targetnya karena bisa mengatur iklan promosi tampil disitus atau blog kategori apa saja

d. Sistem kerjasama antara pemasang dan penerbit iklan sesuai dengan kinerja; semakin banyak klik iklan yang dilakukan, semakin besar komisi yang harus dibayarkan, begitu pula sebaliknya.

e. Kegiatan promosi iklan dimulai segera setelah iklan dipasang, sehingga pemasang iklan tidak perlu sibuk berpromosi setiap hari.

f. Pemasang iklan bisa mendapat media yang benar-benar sesuai atau satu tema dengan iklannya. Misalnya, iklan mengenai obat herbal bisa dipasang pada situs penerbit yang bertema pengobatan alternatif.

g. PPC bisa membantu memaksimalkan investasi dengan prinsip perputaran dana, membantu pengiklan untuk memaksimalkan kegiatan promosi hariannya secara lebih efisien.

h. PPC bisa membantu pebisnis berfokus pada aspek lain dalam bisnisnya, karena masalah promosi lewat iklan sudah dilakukan secara otomatis.


III. 2. Keuntungan Bekerjasama dengan PPCBlogger.com


Pemesanan jasa pemasangan iklan PPC akan lebih menguntungkan jika dilakukan lewat PPCBlogger.com. Hal ini karena PPCBlogger.com memberikan beberapa keuntungan dibandingkan layanan sejenis, yaitu:

a. PPCBlogger.com hanya memberikan media pemasangan iklan di situs-situs penerbit yang sudah menjadi anggota afiliasi di sini. Hal ini berarti pemasang iklan tidak perlu repot mencari dan memilih situs untuk pemasangan iklannya; cukup menggunakan situs yang memang sudah terdaftar.

b. PPCBlogger.com berbasis di Indonesia. Hal ini memberikan keuntungan berupa bahasa pengantar yang mudah dipahami, sistem pembayaran yang tidak berbelit-belit karena bisa lewat bank lokal, dan tarif pemasangan murah karena menggunakan kurs Rupiah.

c. PPCBlogger.com memiliki ribuan situs penerbit yang bisa dicek pada menu Penerbit. Ini berarti pemasang iklan memiliki banyak pilihan media pemasangan iklan sehingga bisa memilih yang paling tepat. Situs-situs penerbit terus bertambah setiap hari.

d. Sistem PPCBlogger.com menerapkan sistem anti penipuan. Hal ini dilakukan dengan cara memvalidasi klik pengunjung yang berasal dari IP unik, bukan klik yang tidak sah atau klik hasil sistem otomatis. IP yang berulang tidak akan dianggap sah (hanya yang pertama yang divalidasi). Hal ini berfungsi untuk mengurangi kerugian pemasang

iklan dan memastikan hanya pengunjung yang tertarik dengan produknya yang melakukan klik.

e. PPCBlogger.com memberikan laporan hasil pemasangan iklan yang lengkap, jelas dan transparan. Pemasang iklan tidak perlu mengecek iklannya satu-per-satu di setiap situs penerbit, melainkan cukup login ke PPCBlogger.com untuk mengecek hasil semuanya.

f. PPCBlogger.com memberikan bonus bagi para pemasang iklan, yaitu koleksi e-book yang bisa diunduh secara gratis. Koleksi e-book ini berisi hal-hal yang dibutuhkan untuk meningkatkan pendapatan lewat bisnis online, misalnya tips beriklan lewat jejaring sosial, kumpulan icon, serta kumpulan script gratis untuk situs bisnis.



IV. PEMANFAATAN METODE PPC LEWAT PPCBLOGGER.COM


Jasa penyedia metode promosi PPC lewat PPCBlogger.com dapat dimanfaatkan oleh para pemilik bisnis baik offline maupun online, atau organisasi dan institusi yang ingin lebih bisa menjangkau kesadaran masyarakat serta menarik anggota baru. Metode PPC lewat situs ini utamanya sangat disarankan untuk:


a. Bisnis baru yang membutuhkan sistem promosi yang cepat, murah dan bisa menjangkau banyak orang sekaligus dengan mudah.

b. Bisnis lama yang ingin menambah metode promosinya sehingga lebih efektif dan menjangkau lebih banyak konsumen.

c. Bisnis manapun yang membutuhkan sarana promosi produk terbatas atau promosi waktu khusus dengan cepat.

d. Pelaku bisnis online rumahan yang ingin memaksimalkan keuntungannya dengan modal lumayan sedikit.

e. Pelaku bisnis afiliasi yang ingin mengajak downline sebanyak mungkin dengan usaha minimal, atau ingin meraih komisi afiliasi lebih banyak.

Metode PPC lewat PPCBlogger.com sangat fleksibel, sehingga para pelaku bisnis dapat memanfaatkan layanan ini untuk menerapkan ide-ide pemasaran produk baru maupun memaksimalkan yang lama.



V. ANALISIS KEUNTUNGAN INVESTASI LEWAT PPCBLOGGER.COM

Sistem pemesanan jatah pemasangan iklan di PPCBlogger.com dilakukan dengan cara pemesanan per paket jumlah iklan. Masing-masing jenis iklan memiliki tarif tersendiri yang dikenakan pada pemasang iklan.

Berikut adalah rincian tarif yang harus dibayar penayang iklan berdasarkan jenis iklan:

· Iklan bentuk teks : Rp 350,- per klik

· Iklan gambar 125x123 cm · Iklan gambar 468x60 cm · Iklan gambar 300x250 cm

· Iklan gambar 726x90 cm


: Rp 450,- per klik : Rp 475,- per klik : Rp 500,- per klik

: Rp 525,- per klik

Tarif per klik tersebut kemudian akan dipotong untuk disalurkan menjadi komisi bagi para penerbit iklan yang memuat iklan milik penayang di situs mereka. Berikut adalah biaya komisi yang harus diberikan kepada tiap penerbit iklan:

· Iklan bentuk teks

· Iklan gambar 125x123 cm

· Iklan gambar 468x60 cm

· Iklan gambar 300x250 cm

· Iklan gambar 726x90 cm


: Rp 275,- per klik : Rp 375,- per klik : Rp 400,- per klik : Rp 425,- per klik

: Rp 450,- per klik


Seorang penayang iklan (advertiser) bisa memesan pemasangan iklan dalam satuan paket, dimana yang paling murah adalah paket 100 iklan sekali penayangan. Dari sekian penayangan, komisi akan diberikan kepada penerbit hanya jika ada klik yang didapatkan dari IP unik sehingga lebih adil.

Walaupun persentase penayangan iklan yang didapat dari setiap pemesanan paket tidak selalu mencapai 100%, tarif murah PPCBlogger.com serta perbandingan antara tarik per klik dan keuntungan bersih yang bisa diperoleh sudah cukup besar bahkan untuk hasil penjualan minimum.

Berikut adalah contoh perolehan keuntungan lewat pemesanan iklan, dengan mengandaikan bahwa seorang pemilik bisnis memesan paket penayangan iklan banner sebanyak 100 buah.

· Jika tarif iklan bentuk teks adalah Rp 350,-, maka penayang iklan membayar 100xRp 350,- = Rp 35.000,-

· Penayangan 100 iklan ini kemudian memberi 3 penjualan baru, dengan keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 30.000,- per penjualan. Jadi, total profit yang dihasilkan dari penayangan iklan adalah 3xRp 30.000,- = Rp 90.000,-

· Profit ini kemudian dikurangi dengan modal beriklan yang sudah dikeluarkan, yaitu Rp 35.000,-. Berarti, profit bersih yang diperoleh adalah Rp 90.000,- - Rp 35.000,- = Rp 55.000,-

· Jadi, dengan bermodal penayangan iklan dengan tarif paket temurah yaitu Rp 35.000,-, penayang iklan bisa mendapat profit bersih Rp 55.000,-


Itu adalah analisis kasar untuk bisnis bermodal kecil seperti aksesoris murah. Sekarang, mari kita lihat seandainya seorang pebisnis menggunakan jasa


PPCBlogger.com untuk memasarkan benda yang bernilai lebih tinggi, misalnya reseller produk paket penurun berat badan herbal yang harga paket termurahnya adalah Rp 750.000,-:


· Jika tarif iklan bentuk gambar ukuran 300x250 cm adalah Rp 500,-, maka penayang iklan harus membayar 100xRp 500,- = Rp 50.000,-

· Dari penayangan 100 iklan, terjadi 3 penjualan paket produk seharga Rp 750.000,-, dimana masing-masing memberi Anda keuntungan komisi 10% yaitu Rp 75.000,-. Berarti keuntungan yang diperoleh adalah 3xRp 75.000,- = Rp 225.000,-

· Keuntungan ini lalu dikurangi biaya beriklan, sehingga menghasilkan Rp 225.000,- - Rp 50.000,- = Rp 175.000,-

· Jadi, dengan bermodal penayangan iklan bentuk gambar seharga Rp 50.000,-, penayang mendapat keuntungan bersih Rp 175.000,-

Keuntungan dari setiap penayangan iklan ini kemudian dapat dibagi untuk modal dan untuk biaya beriklan. Semakin besar paket iklan yang dipesan, semakin besar modal yang dikeluarkan, semakin cepat pula keuntungan yang lebih besar akan masuk. Hal ini dilakukan dengan modal yang relatif kecil dan tidak sampai Rp 100.000,-

Setiap klik IP unik akan memberikan komisi kepada penerbit iklan, sehingga penayang iklan tidak mengalami kerugian ketika jumlah klik yang ditayangkan seorang penerbit ternyata rendah. Jika jumlah klik sedikit, tidak akan ada pemotongan ekstra atau pemotongan diam-diam yang dilakukan terhadap penayang iklan.

Semakin besar nilai profit barang yang dipasarkan, penayang iklan disarankan untuk berinvestasi dengan memesan jumlah paket yang lebih besar serta jenis iklan yang lebih berpotensi menarik pengunjung, misalnya paket iklan berbentuk gambar dan teks dengan ukuran besar.


VI. CARA MENJADI PENAYANG IKLAN


Untuk bisa menayangkan iklan, seorang penayang atau advertiser harus mendaftar ke PPCBlogger.com lewat menu Penayang Iklan yang ada di bagian atas halaman situs PPC Blogger.

Setelah mengeklik menu ini, calon penayang akan dibimbing untuk melakukan tahap-tahap berikut ini:

1. Mengisi formulir online, membuat username dan kata kunci.

2. Memilih bentuk iklan yang ingin ditayangkan. Di sini akan ada dua pilihan yaitu iklan baris dan iklan gambar. Pilih salah satu.

3. Memilih jumlah paket iklan yang ingin ditayangkan.

4. Memasukkan data iklan yang hendak ditayangkan, lalu mengeklik tombol ‘Tambah.’

5. Iklan yang sudah siap ditayangkan akan ditunjukkan dalam tabel beserta tarifnya. Penayang kemudian diminta untuk membayar terlebih dahulu.

6. Setelah melakukan pembayaran, penayang iklan kemudian diminta melakukan konfirmasi pembayaran.

7. Jika pembayaran sudah dikonfirmasi ke pihak PPC Blogger, iklan yang sudah dipesan akan ditayangkan.


Seorang penayang iklan bisa bebas memilih situs penerbit yang diinginkan. Dengan demikian, iklan yang ditayangkan akan lebih cocok dengan tema situs penerbit sehingga bisa mengundang lebih banyak klik IP unik.


Jumlah penerbit situs terus ditambahkan setiap harinya, sedangkan informasi mengenai iklan yang sedang ditayangkan serta situs penerbit yang baru bergabung akan ditayangkan di bagian kanan halaman situs PPC Blogger.



VII. BONUS TAMBAHAN BAGI PENAYANG IKLAN

Para penayang iklan yang telah mendaftar di PPCBlogger.com dan telah menayangkan iklan berhak untuk mengunduh secara gratis beberapa bonus e-book, bertema internet marketing yaitu:


· 50 Script Web Bisnis.

· Menjadi Selebritis Blogger. · E-book Web Anti Lelet.

· Koleksi Lengkap Ribuan Icon.

· Sukses Berbisnis Online dalam 29 Hari (29 E-book). · Cara Menjual Keahlian tanpa Repot.

· Cara Meningkatkan Trafik Melalui Facebook. · Cara Meningkatkan Trafik Melalui Twitter.


Koleksi e-book gratis yang siap diunduh ini akan ditambah seiring waktu. Dengan demikian, penayang iklan di PPCBlogger.com bukan hanya akan mendapat kemudahan dalam beriklan dan berpromosi, melainkan juga bisa memeroleh tambahan ilmu untuk meningkatkan profit bisnisnya.


Situs PPC Blogger juga secara rutin menambah berbagai artikel dan berita umum yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber informasi agar pebisis online bisa semakin memaksimalkan keuntungan bisnis dan penayangan iklannya.



VIII. KESIMPULAN


Perkembangan internet marketing dan semakin besarnya persaingan usaha telah memaksa para pebisnis untuk lebih kreatif, selektif dan efisien dalam menerapkan metode pemasaran dan promosi produk. Sistem promosi yang lambat dan kurang efisien akan menjauhkan pelanggan potensial serta membuat sebuah bisnis tenggelam dengan cepat. Sementara itu, sistem promosi yang canggih bisa jadi efektif namun memakan biaya yang tidak sedikit.


Sistem promosi produk dan jasa lewat PPC merupakan pilihan terbaik untuk melakukan promosi bisnis, baik bisnis baru maupun lama. PPC memberikan sarana bagi pengiklan untuk lebih memfokuskan waktu dan pikirannya demi mengurus aspek bisnis yang lain, karena PPC melakukan sarana promosi secara otomatis. Di sampingi itu, PPC memberikan banyak keuntungan ekstra yang tidak diberikan metode beriklan lainnya.


PPC memberikan kemudahan bagi bisnis baru untuk melakukan promosi besar-besaran dengan efisien dan efektif, memudahkan bisnis lama untuk menjaring lebih banyak pelanggan, memudahkan kegiatan promosi khusus dan membantu pebisnis afiliasi menarik lebih banyak downline atau komisi. Semua ini bisa dilakukan dengan biaya yang relatif murah.


PPC juga memberikan sistem kerjasama yang adil bagi penayang iklan. Komisi yang dibayarkan kepada penerbit iklan tidak konstan, melainkan disesuaikan dengan klik yang dilakukan pengunjung situs. Jika klik rendah, komisi yang harus dibayarkan juga rendah. Sebaliknya, penayang bisa memberikan komisi tinggi jika jumlah klik besar, karena itu berarti profitnya lebih besar.


Dari semua jenis layanan PPC yang ada di Indonesia, PPCBlogger.com merupakan pilihan paling ideal terutama bagi pebisnis Indonesia. PPCBlogger.com yang berbasis lokal memberikan kemudahan baik dalam segi bahasa, layanan, pembayaran maupun sistem pengawasan dan pemberian komisi. Dengan biaya relatif murah, PPCBlogger.com dapat memberikan keuntungan maksimal dalam waktu singkat. Hal ini sangat membantu para pebisnis dalam meluaskan jaringan bisnis maupun menghadapi persaingan ketat dengan sesama pebisnis.


PPCBlogger.com memiliki fitur yang sangat disukai para pebisnis PPC yaitu sistem anti fraud dan deteksi IP unik. Sistem ini akan secara otomatis menyingkirkan klik IP berulang sehingga potensi keuntungan untuk penayang iklan lebih besar. Sistem ini sangat membantu pengguna PPC untuk menghindari hal yang paling ditakuti, yaitu tidak adanya balik modal (break event point) karena kerugian akibat kecurangan berupa klik IP yang berulang.


PPCBlogger.com juga memberikan lebih banyak pilihan bagi para penayang iklan untuk memilih situs penerbit. Dengan adanya ribuan anggota situs penerbit yang


sudah diseleksi terlebih dahulu, PPCBlogger.com menjamin bahwa setiap penayang iklan bisa memilih situs penerbit yang bukan hanya cocok bagi produknya, namun juga memiliki kredibilitas dan trafik pengunjung yang jumlahnya dapat diandalkan.


Dengan memilih metode PPC yang disediakan PPCBlogger.com, seorang pebisnis dapat memeroleh berbagai keuntungan. Ia bisa memeroleh sarana promosi yang mudah dan murah, meraih begitu banyak target konsumen dalam waktu relatif singkat, mengeluarkan biaya yang sesuai dengan kinerja penerbit iklannya, dan bisa berpromosi dengan aman.
Singkatnya, menggunakan jasa promosi iklan PPC lewat PPCBlogger.com sangat disarankan bagi Anda para pebisnis yang ingin memeroleh keuntungan maksimal dengan biaya minimal.



Nama kelompok :
Adi guna jaya
Aditya putra sisworo
Muhammad riadi tamimi
Reza rifnaldi